Rabu, 28 Maret 2012
ACARA natal Remudi
I.PEMBUKAAN
1. Prosesi
2. Salam pembukaan
II. ACARA KEBAKTIAN
1. Doa pembukaan
2. Bernyanyi KJ. No 99 :
1-2
Gita sorga bergema, Lahir raja Mulia
Damai
dan sejahtera, turun dalam dunia
Bangsa-bangsa bangkitlah, dan bersoraklah
serta
Permaklumkan kabar baik, lahir Kristus t’rang
ajaib
Gita sorga bergema, lahir raja mulia
(jemaat
berdiri)
Yang disorga disembah, Kristus raja yang baka
Lahir dalam dunia, dan Maria bundanya
Dalam daging dikenal, Firman Allah yang
kekal;
Dalam anak yang kecil, nyatalah Imanuel !
Gita sorga bergema, Lahir raja mulia
3. Votum “Responsoria”
P ;
Pemimpin jemaat J; Jemaat
P: Didalam nama Allah
Bapa dan putraNya Yesus Kristus dan nama Roh kudus
J: Amin
P: Sebab itu
jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih dan hidup didalam
kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga mengasihi kamu dan telah menyerahkan
diriNya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.
J: Janganlah kamu
disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian
mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka
P: Memang dahulu
kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang didalam nama Tuhan.
Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang
J: Ucaplah syukur
senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah
dan Bapa kita
P+J:Dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain didalam
takut akan Kristus. Amin
4. Bernyanyi KJ. No 101 :
1+3
Alam raya berkumandang, oleh pujian mulia
Dari gunung dari padang, kidung malaikat
bergema
Gloria in excelcis Deo
Gloria in excelcis Deo
Sudah lahir Jurus’lamat, itu berita lagunya
Puji dan syukur dan hormat, dipersembahkan
padaya
Gloria in excecis Deo
Gloria in excelcis Deo
5. Vocal group :CINTA SEJATI
6. Liturgi I (Penciptaan)
7. Vocal solo (White
Christmas)
8. Koor ReMudi GOPt.A
“ARBAB”
9. Koor Undangan PWG
10. Liturgi II (Kejatuhan
Manusia kedalam dosa)
11. Koor Und. MARANATA
12. Puisi :MENGAPA HARUS
IMANUEL
13. Bernyanyi KJ.No 109
:1+2
Hai mari berhimpun dan bersuakaria
Hai mari semua ke betlehem
Lihat yang lahir, Raja bala sorga
Sembah dan puji dia, sembah dan puji Dia
Sembah dan puji Dia Tuhanmu
Terang yang ilahi,
Allah yang sejati
T’lah turun menjadi manusia
Allah sendiri dalam
rupa insan
Sembah dan puji Dia
Tuhanmu
14. Puisi: LAHIR DI HATIKU
(Berita Keselamatan)
15. Vocal solo (BAPA YANG
SETIA)
16. Liturgi III (Kelahiran
Yesus Kristus)
17. Vocal Group (Muda/I)
18. Puisi berantai :ABADI
(Kemuliaan)
19. Vocal Group ( Hu somba
Ho Tuhan)
20. Penyalaan Lilin
(bernyanyi KJ.No. 92: 1-2)
(Jemaat
berdiri)
Malam kudus, sunyi senyap
Dunia terlelap, Hanya dua berjaga terus
Ayah bunda mesra dan kudus
Anak tidur tenang, anak tidur tenang!”
Malam
kudus, sunyi senyap
Kabar
baik menggegap
Bala sorga
menyanyikannya
Kaum gembala menyaksikannya
Lahir Raja syalom,
lahir raja syalom!
21. Renungan Natal (
Efesus 5 ; 1-10)
22. Bernyanyi :SUNGGUH KU
BANGGA BAPA (Persembahan)
Sungguh ku bangga Bapa, punya Allah seperti
Engkau
Sungguh ku bangga Yesus
Atas s’gala pengorbananMu
Tak ingin aku hidup, lepas dari kasihMu
Kasih Mu menyelamatkan dan b’ri ku
pengharapan
Kini
ku persembahkan, apa yang aku miliki
Memang
tiada berarti bila
Dibandingkan
dengan kasihMu
Namun
ku ingin memb’ri
Dengan
sukacita di hati
Kar’na
ku tahu ini menyenangkan hatiMu
23. Doa dan Berkat
III. HIBURAN
1. Drama Singkat “Karena
Yesus”
2. Kata sambutan
3. Konsumsi
4. Lucky Draw
Acara Natal Remaja Muda/I
Gereja Oikumene PT.Agricinal(ReMuDi GOPt.A)
Kamis, 15 Desember 2011
Tema : Sebab itu hiduplah sebagai
anak-anak
terang. (Efesus 5:8b)
Sub Tema : Melalui perayaan Natal,Remaja
Muda/I
senantiasa menjaga tingkah lakunya.
liturgi ReMudi
Liturgi penciptaan
MC 1 ; Penciptaan yang dilakukan Allah adalah
sungguh luar biasa. Ia menjadikan yang tidak ada menjadi ada. Itu semua berawal
dari firman yang abadi. Bagaimanakah penciptaan yang dilakukan oleh Allah.
MC 2 ; matahari telah terbit, tanda sebuh
kehidupan akan dimulai. Setiap hari akan membuahkan hikmat. Langit dan
cakarawala akan berhias diri, semua menyatakan keindahan kepada bumi. Udara
adalah salah satu hal yang sangat berharga bagi manusia.
MC 3 ; Lihatlah rantai yang di ciptakan Allah.
Polusi dinetralkan oleh tumbuh-tumbuhan dan menghasilkan oksigen. Hewan
menghiasi alam raya dengan karyanya.
MC 4 ; Ia ada bukan sebagai pelengkap, namun ia ada sebagai kebutuhan bumi. Rantai kehidupan itu
menjadi lengkap dan menyambung kembali menciptakan sebuah lingkaran yang tidak
dapat dipisahkan. Sungguh indah, damai dan
tenteram menyelimuti bumi, sehingga kedinginan kasih tidak pernah
tercipta. Semua menjadi hidup didalam kehangatan Allah
( Suara music : Air,
Angin, Burung, Ombak dan Hewan lain)
Liturgi Penciptaan Manusia
MC 1 ; Manusia adalah salah satu makhluk hidup
yang paling berharga yang diciptakan oleh Allah. Allah menjadikan manusia
menurut gambar dan rupaNya. Ia menjadikan manusia agar dapat menguasai bumi dan
segala sesuatunya. Marilah kita ikuti bagaimana penuturan Alkitab tentang
penciptaan manusia ( adegan Adam dan Hawa diatas panggung)
MC 2 ; Ketika itulah Tuhan Allah membentuk
manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas kedalam hidungnya; demikianlah
manusia itu menjadi makhluk yang hidup (Kej : 2:7)
Tuhan Allah mengambil
manusia itu dan menempatkannya dalam taman eden untuk mengusahakan dan
memelihara taman itu ( Kej 2; 15)
MC 3 ; Lalu Tuhan Allah memberikan perintah ini
kepada manusia “Semua pohon dalam taman ini boleh kamu makan buahnya dengan
bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah
kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati (
Kej 2:6-7)
Liturgi Kejatuhan manusia dalam dosa
MC 1 ; Manusia
tidak puas dengan apa yang ada padanya. Perintah Allah untuk tidak
memakan buah ditengah-tengah taman ternyata telah dilanggar. Hal ini membuat
manusia jatuh dari hadapan Allah. Bagaimanakah peristiwa itu terjadi?
(Dialog: Adam, Hawa,
Iblis)
Liturgi kejahatan Manusia
MC 1 ; Perbuatan dosa yang mengakibatkan
manusia jauh serta diusir dari taman Eden, ternyata tidak membuat manusia
bertobat. Peristiwa keberlangsungan manusia dalam kehidupannya dibumi ini juga
tidak terlepas dari dosa
MC 2 ; Setiap hari kita melihat kemajuan yang
terjadi. Tekhnologi semakin canggih, hampir semua keinginan terpenuhi. Namun
apa dampak yang dihasilkan? Lihatlah setiap manusia mementingkan dirinya
sendiri, tidak ada perduli lagi dengan sesama.
MC 3 ; kekuasaan yang melanda hati manusia
telah menciptakan sifat egoisme, manusia lain yang tidak berkuasa kembali
menjadi budak. Yang kuat semakin kuat, yang lemah semakin lemah, kaya semakin
kaya, miskin semakin miskin, perbuatan baik diukur dengan uang.
MC 4 ; Manusia hidup ditengah-tengah perhambaan
akan uang. Adik tidak lagi menghargai abangnya, orang tua tidak lagi dianggap
sebagai sumber hikmat Allah dan penghargaan semakin kurang. Marilah kita
dengarkan penuturan puisi “ MENGAPA HARUS IMANUEL”
Liturgi Janji Keselamatan
MC 1 ; Allah tidak mampu melihat manusia terus
hidup didalam dosa. Berasal dari hatiNya, Ia tergerak oleh belas kasihan yang
dalam kepada manusia. Allah ingin manusia hidup dan beroleh keselamatan. Allah
menginginkan kebaikan kembali kedalam kehidupan manusia. Sungguh Allah tidak
menginginkan kematian orang fasik, namun Ia mengharapkan pertobatan dari
kejahatannya menuju kebaikan. Allah berfirman ”Aku akan bertindak terhadap
engkau: Aku akan memurnikan perakmu dengan garam soda dan akan menyingkirkan
segala timah dari padanya.
MC 2 ; Penuturan Allah itu bukanlah satu hal
yang sia-sia. Demi kebaikan manusia, marilah kita kembali dari jalan kegelapan
menuju terang Ilahi. Tidak berguna membangkang dihadapan Tuhan, sungguh Allah
telah menyediakan tempat yng terbaik bagi manusia yang berkenan kepadaNya. Saat
ini, ketika kita mendengar suara Allah, marilah kita meluluhkan hati kita,
sehingga keselamatan yang daripada Allah tidak berlalu dari kita.
Puisi (LAHIR DIHATIKU)
Liturgi Kelahiran Yesus Kristus
MC 1 ; Janji keselamataan yang telah Allah
berikan kini disempurnakan. Bumi yang masih di diami kegelapan segera melihat
terang. Siapakah Raja keselamatan yang dijanjikan Allah itu?
Marilah kita mendengar
penuturan Alkitab
MC 2 ; Dalam bulan ke enam Allah menyuruh
malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada
seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga
Daud; nama perawan itu Maria
(Adegan Malaikat : Salam
Hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau. Jangan takut hai Maria,
sebab engkau beroleh kasih karunia dihadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan
mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah menamai Dia
Yesus.
MC 3 ; (Adegan prajurit) Pada waktu kaisar
Agustus mengeluarkan sebuh perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang
diseluruh dunia. (adegan Yusuf dan Maria). Demikian juga Yusuf pergi dari kota
Nazaret di Galilea ke Yudea, kota Daud. Supaya mereka di daftarkan bersama-sama
dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung.
MC 4 ; Ketika mereka disitu, tibalah waktunya
bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya
yang sulung, lalu dibungkus dengan lampin dan dibaringkan dalam palungan,
karena tidak ada tempat bagi mereka di tempat penginapan
MC 1 ; Di daerah itu ada gembala-gembala yang
tinggal di padang menjaga kawanan-kawanan ternak mereka waktu malam. Tiba-tiba
berdirilah malaikat Tuhan didekat mereka
(adegan malaikat)
Malaikat 1; Jangan takut
sebab, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk
seluruh bangsa; Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan,
di kota Daud dan inilah tandanya bagimu; Kamu akan menjumpai seorang bayi
dibungkus dengan kain lampin dan terbaring dalam palungan
Malaikat 2; Kemuliaan bagi
Allah ditempat yang maha tinggi dan damai sejahtera diantara manusia yang
berkenan kepadaNya.
Gembala;
Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi disana, seperi
yang diberitakan Tuhan kepada kita.
MC 2 ; Allah telah menggenapi janjiNya. Seorang
Raja yang memerintah telah lahir. pemerintahanNya tidak akan berkesudahan. Mari
kita lantunkan kembali nyanyian para Malaikat beserta para bala tentara surga
yang menyatakan kemuliaan Allah
MC 3 ; Pujilah dia dengan sorak-sorai, pujilah
Dia dengan gambus dan kecapi, pujilah Dia dengan sangkakala, biarlah segala
yang bernafas memuji memuliakan nama Tuhan.
MC 4 ; Lihatlah kesempurnaan kini telah lahir,
bumi penuh dengan sukacita. Alam raya berkumandang, dari lembah ke lembah, dari
bukit ke bukit, sudut-sudut kota dan alam-alam desa, seluruhnya menyuarakan
keagungan sang Raja yang telah lahir.
“Lihatlah, Aku menjadikan
segala sesuatunya”, itulah firman Tuhan yang saat ini telah nyata.
Kemuliaan bagi Engkau
ditempat yang maha tinggi. Amin
Langganan:
Postingan (Atom)














